Minggu, 15 Mei 2016

Transmigrasi Kembangkan Pertanian Ramah Lingkungan

Transmigrasi Kembangkan Pertanian Ramah Lingkungan 

Jakarta Kesadaran akan pentingnya menjaga alam dan lingkungan sudah menjadi kesepakatan internasional. Hal itu disambut Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dengan mengembangkan konsep pertanian modern ramah lingkungan.

Pertanian modern tidak lagi dipandang sebagai sistem yang hanya bisa menghasilkan produk sebanyak-banyaknya dengan memanfaatkan berbagai jenis bahan kimia. Namun, akhirnya ekosistem di sekitar punah, rusak serta kegiatan pertanian pun mati.

Untuk itu, pertanian modern saat ini merujuk kepada pertanian organik yang mengandalkan bahan alami tanpa menggunakan bahan kimia sintetis yang memproduksi bahan pangan yang aman serta tidak merusak lingkungan. Sebab, pertanian organik merupakan proses budidaya pertanian yang menyelaraskan pada keseimbangan ekologi, keaneka-ragaman varietas, serta keharmonian dengan iklim dan alam lingkungan.

Dengan mengembangkan pertanian yang ramah lingkungan dan merujuk kepada alam terbukti memberikan hasil memuaskan. Selain menghasilkan produk yang sehat dan menyehatkan, pertanian organik juga menguntungkan bagi petani karena nilai jual produknya lebih tinggi dibanding produk pertanian anorganik. berita selenkapnya silahkan klik disini

 

Selasa, 10 Mei 2016

Hari Lingkungan Hidup, Lestarikan Alammu Cerahkan Masa Depanmu`

Hari Lingkungan Hidup, Lestarikan Alammu Cerahkan Masa Depanmu`

 Jakarta Tanggal 5 Juni tiap tahunnya diperingati sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Tepatnya hari ini Jumat (5/6/2015) masyarakat di penjuru dunia turut merayakannya dengan beragam cara.
Setiap tahunnya tema Hari Lingkungan Hidup selalu berbeda. Tahun ini tema yang diambil adalah "Mimpi dan Aksi Bersama Untuk Keberlanjutan Kehidupan di Bumi". Tema tersebut pun ditentukan oleh United Nations Enviroment Programs (UNEP) yaitu badan lingkungan Hidup PBB.
Di berbagai negara, masyarakat merayakan dengan bermacam-macam cara, ada yang berkampanye untuk menjaga lingkungan, membuat aksi untuk lingkungan sekitar mereka dan adapula yang berupa ciapan-ciapan di jejaring sosial. berita selengkapnya silahkan klik disini

 

Upaya Perusahaan Kelapa Sawit Lestarikan Lingkungan

Upaya Perusahaan Kelapa Sawit Lestarikan Lingkungan

 Jakarta - Pengusaha tergabung dalam Kamar Dagang Industri (Kadin) Indonesia menggelar Konferensi dengan tema 'Toward Deforestation-Free Palm Oil in Indonesia: Implementation Challenges-High Carbon Stock & High Conservation Value'.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Lingkungan Hidup Perubahan Iklim Pembangunan Berkelanjutan,  Shinta Widjaja Kamdani mengatakan, konferensi ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan ikrar Indonesian Palm Oil Pledge (IPOP) menanggapi KTT Perubahan Iklim New York.

"Empat perusahaan besar kelapa sawit Indonesia menandatangani IPOP bertujuan menyusun kerangka kerja untuk merealisasikan industri kelapa sawit bebas deforestasi di Indonesia," kata dia di Jakarta, Jumat (12/12/2014).

Dia memaparkan, perusahaan tersebut tersebut seperti Asian Agri, Cargill, Golden Agri Resources dan Wilmar yang menjadi percontohan bagaimana industri kelapa sawit dapat menghasilkan keuntungan tanpa mengabaikan pelestarian lingkungan dan sumber daya alam. berita selengkapnya silahkan klik disini

 

Mama Aleta Baun: Cara Kecil Lestarikan Lingkungan Bagus Sekali

Mama Aleta Baun: Cara Kecil Lestarikan Lingkungan Bagus Sekali

Aleta Baun tak menyangka kegigihan dirinya bersama masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menjaga kelestarian lingkungan di kawasan hutan Mollo Utara, Timor Tengah Selatan, mengantarkan dirinya meraih penghargaan Liputan 6 Award kategori Lingkungan Hidup.
Mama Aleta sapaan akrabnya itu mengungguli 3 nominator lain.

Mama Aleta mengaku tak punya banyak keinginan. Ia hanya ingin pelestarian alam bisa berdampak positif terhadap ekosistem yang tumbuh dan berkembang.

"Saya masih kaget terpilih. Tapi yang terpenting itu, berperanlah selalu di dalam pelestarian alam di negeri kita ini. Banyak cara, cara kecil dengan membiasakan dalam kehidupan sehari-hari saja itu sudah bagus sekali," Mama Aleta kapada Liputan6.com sambil memegang penghargaan Liputan 6 Award  di Gedung Arsip Nasional Republik Indonesia, Jalan Gajah Mada No. 111, Jakarta Pusat, Kamis (23/5/2013).

Dengan rendah hati Ia berpendapat nominator lai juga orang-orang yang mempunyai keunggulan yang luar biasa.

"Nominator lain itu juga orang hebat semua," imbuh Mama Aleta berita selengkapnya bisa klik disini

 

Terbakarnya hutan pelewan di riau

Asap mengepul dari hutan yang terbakar di Kabupaten Pelalawan, Riau. Kebakaran lahan dan hutan ini telah merusak kelestarian lingkungan hidup dan mencemari udara.(Antara) berita selengkapnya bisa klik disini

Revalina S Temat Rela Panas-Panasan Demi Melestarikan Lingkungan

Revalina S Temat Rela Panas-Panasan Demi Melestarikan Lingkungan

Menjadi duta lingkungan hidup menjadi kebanggaan bagi artis Revalina S Temat. Pasalnya, segala kegiatan positif pastinya akan sering dilakukan demi menjaga kelestarian lingkungan. Revalina pun rela berpanas-panasan demi menjaga lingkungan hidup.

"Iya harus siap panas-panasan, yang penting kan pakai sun block. Saya cukup bangga karena ini merupakan kegiatan yang positif, kegiatan sosial  agar kita lebih cinta kepada sesama dan alam sekitar. Sayang saja, apa yang kita sudah punya disia-siakan dan nggak dijaga untuk kedepannya. Saya bangga bisa bergabung di AMM Berdedikasi ini," kata Revalina saat ditemui di acara kampanye penanaman pohon di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (19/5/2013).
ketua BPK, Ali Masykur Musa memang sebagai pihak yang menggagas AMM Berdedikasi. Dirinya juga berharap, setiap masyarakat bisa terlibat untuk  peduli terhadap lingkungan. Dengan menjaga dan melestarikan lingkungan sekitar, kata Ali, dapat menjadi pelajaran buat anak cucu di masa yang kan datang.

"Siapa saja boleh bergabung. Ini semua demi anak cucu kita, karena kita tidak boleh serakah dengan menghabiskan alam sekitar, hutan dan energi yang ada.  Anak cucu kita juga perlu kan menikmati alam Indonesia, yang menurut saya merupakan serpihan surga," kata Ali.

Ali Masykur juga menjelaskan soal pemilihan Revalina. Menurutnya, mantan kekasih Panji Trihatmodjo itu memiliki komitmen untuk menjaga lingkungan.

"Ini memang subjektif saya karena saya memang kenal dia, dia juga orang NU. Film-film yang diperankan oleh Reva banyak mengangkat masalah etnik dan moral. Salah satu filmnya, Perempuan Berkalung Surban. Buat komunitas santri, muslimah, itu mengena," pungkas Ali.(Adt) berita selengkapnya lansung klik disini

 

 

Wayan Putut, Nelayan Sederhana Pelestari Lingkungan

Wayan Putut, Nelayan Sederhana Pelestari Lingkungan,

 Denpasar - Para nelayan di Pulau Serangan, Denpasar, Bali, sekarang punya kegiatan rutin, membangun tempat pembibitan terumbu karang.
Bukan hanya itu, kelompok nelayan Serangan juga memiliki penangkaran kuda laut dan telah melepas ribuan kuda laut ke laut lepas. Sosok di belakang kegiatan pelestarian lingkungan itu adalah seorang nelayan sederhana setempat, I Wayan Patut.
Saksikan bagaimana I Wayan Putut melestarikan lingkungan di sekitar tempat tinggalnya dalam Sosok Minggu Ini yang ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Minggu (14/2/2016). berita selengkapnya bisa lansung klik disini